Kita tentunya tidak asing lagi dengan minuman energi dengan nama Kratingdaeng. Brand ini sebenarnya adalah produk Thailand yang berganti nama menjadi Red Bull ketika di pasarkan di negara negara barat. Penemunya adalah orang Thailand ChaleoYoovidhya pada tahun 1976, lalu oleh seorang pebisnis Austria yang bernama by Dietrich Mateschitz diubah menjadi produk global dan berganti nama  menjadi Red Bull ketika dipasarkan di negara negara barat. Ketika Mateschitz mengunjungi Thailand, dia membeli sebotol Kratingdaeng dan ternyata membantunya mengatasi "jet lag" (sebuah kondisi dimana seseorang mengantuk diakibatkan karena perbedaan waktu dari suatu tempat ke tempat lain). Terkesan atas temuannya ini, dia kemudian bekerja sama dengan Chaleo memasarkan Kratingdaeng, memodifikasi rasa sesuai dengan lidah orang barat, kemudian memasarkannya dengan nama Red Bull pada tahun 1987.


Seperti minuman energi pada umumnya, minuman ini mempunyai efek menstimulasi tubuh sehingga
 bekerja lebih keras dengan cara menaikkan denyut jantung dan tekanan darah. Kandungan minuman ini
per kalaeng (250 ml) adalah air, 27 gram gula, 80 mg kafein, 1000mg taurin dan600 mg glucuronolactone
dan sedikit vitamin b kompleks. Red Bull di jual di lebih dari 100 negara, tetapi dilarang beredar di Prancis dan
Denmark. Di Indonesia minuman ini digemari oleh olahragawan maupun pekerja berat seperti kuli
bangunan maupun orang yang pekerjaannya membutuhkan konsentrasi yang tinggi  seperti sopir bis
antar propinsi, petani, maupun tukang becak. Tidak ada yang salah dengan minuman ini dan memang
memberikan stimulasi sehingga dapat memberikan tambahan energi lebih ketika melakukan sebuah
aktivitas, tetapi perlu diingat adalah jumlah kafein yang sngat besar bisa berbahaya buat mereka yang
sensitive terhadap kafein, seperti mereka yang mempunyai penyakit tekanan darah tinggi atau penyakit
 jantung. Jga berbahaya buat wanita hamil karena dapat mengakitbatkan keguguran.  Minuman ini
hanya mempunyai efek yang sementara karena setelah efek obatnya habis, maka orang yang
meminumnya akan merasa sangat lelah akibat dari energy yang dikuras berlebihan ketika dalam
pengaruh minuman energy.